People Innovation Excellence
 

Perayaan Hari Raya Waisak di Berbagai Negara

Written By: Harry Chaiyanda

            Hari Raya Waisak merupakan salah satu dari empat Hari Raya dalam agama Buddha. Hari Raya ini memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Sang Buddha, yaitu: Hari kelahiran Pangeran Sidharta, Pangeran Sidharta mencapai ke-Buddha-an, serta wafatnya Buddha Gotama. Hari Raya Waisak jatuh pada puncak bulan purnama pertama bulan Mei. Berbagai negara menggelar acara dengan tradisi yang berbeda untuk menyambut Hari Raya Waisak setiap tahunnya.

            Contohnya di Indonesia, Waisak dirayakan dengan berbagai ritual keagamaan, seperti dimulai dengan prosesi pengambilan air berkat, serta penyalaan obor yang dilakukan dengan menggunakan sumber api abadi di Mrapen. Dilanjutkan dengan ritual Pindapatta, yang merupakan ritual memberi dana makanan kepada para Bikkhu dan Bikshu oleh masyarakat yang ingin berdana. Dan ditutup dengan Samadhi, yang biasanya dilakukan sesaat sebelum puncak bulan purnama. Beberapa tempat di Indonesia juga menutup perayaan Waisak dengan pelepasan lampion sembari mengucapkan doa dan harapan kita.

            Berbeda dengan di Indonesia, perayaan Waisak di Nepal dirayakan dengan memberi sumbangan kepada orang yang kurang mampu. Mereka juga akan bersembahyang di kuil dan memakai pakaian putih. Lalu mereka akan memakan bubur manis yang bernama kheer. Kheer memiliki peran untuk mengingatkan peristiwa tentang bubur susu yang ditawarkan Sujata kepada Buddha. Lalu setelah Sang Buddha memakan bubur tersebut, beliau melempar mangkuk ke sungai dan mangkuknya mengalir ke hulu.

            Perayaan Waisak di Sri Lanka juga tidak kalah uniknya. Mereka menggunakan lilin untuk menghiasi jalanan serta rumah mereka. Selain itu, di ibu kota Sri Lanka, Kolombo, akan ada sekitar seribu warung yang membagikan berbagai makanan secara gratis, yang disebut sebagai kegiatan Dansala.

            Sedangkan di Malaysia, mereka biasanya melakukan ritual yang dinamakan Sunning Buddha. Sunning Buddha adalah ritual dengan cara menempatkan lukisan Buddha Tibet dibawah sinar matahari. Ritual tersebut dilakukan, karena dipercayai akan membawa kedamaian, kesehatan, dan harmoni sepanjang tahun. Meskipun banyak cara dan ritual yang berbeda pada setiap negara saat merayakan Hari Raya Waisak, tetapi tujuannya tetap satu, yaitu memperingati tiga peristiwa dalam kehidupan Buddha.

Referensi:

https://lifestyle.okezone.com/read/2018/05/29/406/1904068/negara-negara-ini-punya-tradisi-unik-untuk-rayakan-hari-waisak

Indahnya Perayaan Waisak di Sri Lanka

https://nationalgeographic.grid.id/read/13710454/mengintip-tradisi-perayaan-waisak-dari-berbagai-negara-di-dunia?page=all

https://kumparan.com/@kumparantravel/peringati-kelahiran-buddha-intip-7-tradisi-waisak-di-berbagai-negara-1r6nwy6BMP1

https://www.cermati.com/artikel/tradisi-unik-hari-raya-waisak-di-berbagai-negara


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close