People Innovation Excellence
 

Belajar Menabung Dengan Investasi Saham

Saat ini, perusahaan besar sudah banyak yang membuka kepemilikan saham untuk umum, yang dimana mulai dari komisaris, karyawan, hingga rakyat mampu memiliki nya jika punya cukup dana untuk berinvestasi.

Investasi sendiri mempunyai arti bahwa akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Atau bisa juga disebut sebagai penanaman modal. Sebagai mahasiswa, kita hidup dalam masa transisi kehidupan yang sebenarnya dimana biasanya kamu dituntut untuk mengatur keuangan secara mandiri serta mempersiapkan masa depan. Lalu, bagaimana cara untuk memulai dan jenis investasi apa yang cocok?

Memulai investasi saham bisa dilakukan pada aplikasi saham atau aplikasi fintech lainnya yang terdapat di Indonesia. Selain itu, kamu juga dapat menabung saham di Pasar Modal Indonesia. Kemudian, tentukan jenis investasi sesuai dengan karakteristik kamu!

 

  1. Investasi untuk kamu yang ingin cepat dapat pengembalian dana

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan dalam investasi adalah, “Jenis investasi apa yang dapat memberikan pengembalian besar dalam jangka waktu pendek?” Jika kamu juga menggumamkan pertanyaan yang sama, maka kamu adalah ciri-ciri mahasiswa jenis ini. Dengan kata lain, kamu tidak sabar ingin memperoleh keuntungan dan menginginkan investasi yang pergerakannya cenderung cepat. Mari kita lihat beberapa jenis investasi yang cocok bagi kalian yang ingin cepat:

  1. Trading Forex

Forex trading merupakan instrumen investasi perdagangan mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. Keuntungan dari trading forex diperoleh dari perubahan nilai tukar mata uang tersebut. Pada dasarnya, perdagangan tersebut terdiri dari dua jenis transaksi, yaitu:

  • Beli atau Buyatau Long
  • Jual atau Sellatau Short

Kunci sederhana dalam investasi Forex adalah dengan membeli pada harga terendah dengan perkiraan harga akan naik setelahnya atau trend bullish, dan menjual pada harga tertinggi dengan perkiraan harga akan turun setelahnya atau trend bearish.

Prinsip dasarnya, keuntungan besar dapat diraih hanya jika kamu berhasil melakukan transaksi beli pada harga rendah dan menjual pada harga tinggi. Inti permasalahannya adalah bagaimana mengetahui titik terendah dan tertinggi sehingga kamu bisa memutuskan akan membeli atau menjual. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan belajar dari pengalaman dan pengamatan yang rutin. Kondisi pasar tidak pernah dapat ditebak secara akurat, namun setidaknya akan dapat diprediksi dengan melakukan analisis berdasarkan data terkait.

 

  1. Trading Saham

Jika kamu suka bermain aman, pastinya trading saham terdengar sangat menyeramkan. Banyak anggapan bahwa saham merupakan investasi yang sangat berisiko dan berbahaya. Namun pernahkah kamu mendengar bahwa investasi itu bergantung pada risikonya? “High risk high return, low risk low return” begitu kata para pakar investasi.

Memang betul, risiko tinggi umumnya berpengaruh pada tingkat pengembalian yang tinggi, kecuali kamu memiliki kendali terhadap kontrol investasi tersebut, maka kamu dapat memperoleh low risk high return. Trading saham sendiri pada dasarnya hanya memperjualbelikan lembar saham dimana harganya akan berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar dan perusahaan tersebut. Bermain saham belum tentu membutuhkan banyak uang. Kamu dapat memulainya dengan jumlah yang sedikit dan memulai permainan dengan jual beli harian.

 

Adapun 3 langkah untuk memulai investasi bagi mahasiswa adalah sebagai berikut:

  • Main Demo Account sambil siapkan modal
  • Pilih broker yang sesuai kebutuhan
  • Mencari modal minimal 10 juta rupiah

 

  1. Investasi untuk kamu yang cari aman
  2. Obligasi

Obligasi merupakan surat perjanjian utang yang dikeluarkan oleh pihak pertama (atau pihak yang mengeluarkan obligasi) kepada pihak kedua (atau pihak pemegang obligasi) dengan tujuan memanfaatkan dana pihak kedua dan mengembalikannya beserta keuntungan berupa bunga dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Disini kamu berperan sebagai pemberi utang kepada perusahaan yang biasanya membutuhkan dana dalam jumlah banyak dan cepat. Obligasi dapat bersumber dari negara atau pemerintah dan dari perusahaan.

 

  1. Reksa Dana

Reksa dana merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi tanpa perlu pusing akan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana. Investasi ini bagus bagi pemula yang belum memahami dunia saham, obligasi, dan instrument investasi lainnya karena dalam skema investasi reksa dana akan ada Manajer Investasi (MI) yang membantu mengelola uangmu.

 

  1. Investasi untuk kamu yang ingin santai-santai saja

Jika kamu merupakan salah satu dari tipe mahasiswa ketiga ini, berarti kamu adalah mahasiswa yang tidak terburu-buru dan memiliki modal yang merupakan uang dingin (idle money). Daripada didiamkan, uang tersebut lebih baik diinvestasikan lho. Jika kamu merupakan mahasiswa yang santai dan tidak terburu-buru, kamu bisa mencoba jenis investasi berikut ini:

  1. Emas

Investasi emas sering kali disarankan bagi pemula karena aman dan cenderung kecil risikonya tergerus inflasi. Selain itu, produk investasi ini likuid sehingga mudah diperjualbelikan. Jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan dana cepat, menjual emas tentunya lebih cepat daripada pencairan reksa dana atau saham. Namun seperti telah disebutkan sebelumnya, low risk low return. Dan keuntungan dari investasi emas cenderung kecil yaitu hanya sekitar 2% hingga 4% per tahun, tetapi skemanya stabil cenderung naik.

 

  1. Deposito

Jenis investasi aman bagi mahasiswa santai lainnya yakni deposito. Deposito merupakan produk simpanan di bank yang penyetorannya maupun penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja.

Deposito biasanya dimanfaatkan untuk menyimpan idle money, karena tidak dapat dicairkan kapan saja. Periode penyimpanan bervariasi bergantung pada bank, namun umumnya berkisar antara 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Suku bunga yang ditawarkan juga cukup tinggi yaitu berkisar pada angka 5% hingga 8%, tapi jangan lupa,  suku bunga tersebut belum dipotong pajak sebesar 20%.

 

Jadi, sebagai mahasiswa yang harus mempersiapkan masa depan, ada baiknya jika kita belajar untuk menabung mulai hari ini. Kalau kamu adalah orang yang tidak bisa menyimpan uang secara cuma-cuma di bank, kenapa tidak mencoba menabung pada saham perusahaan? Walaupun kamu bisa terkena rugi dalam skala kecil, tetapi jika berhasil membuahkan keuntungan dalam skala besar, kan?

 

Sumber:

https://www.finansialku.com/investasi-untuk-mahasiswa/

https://carainvestasibisnis.com/definisi-dan-pengertian-investasi/

 


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close