People Innovation Excellence

SEJARAH SUDIRMAN CUP

Kejuaraan Beregu Campuran Senior atau lebih akrab disebut Sudirman Cup pertama kali dipertandingkan sejak tahun 1989. Kejuaraan ini adalah kejuaraan beregu campuran untuk 5 nomor yang dipertandingkan dalam 1 tim meliputi, tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran. Sudirman Cup adalah satu kejuaraan yang utama, walau tidak memperebutkan hadiah nominal uang, kejuaraan yang digelar 2 tahun sekali ini bergensi banget loh, dimana kekuatan tim diuji dan yang juara lah yang patut diberikan gelar.

Nama Dick Sudirman lah yang dijadikan turnamen ini, salah satu pendiri PBSI dan Ketua Umum PB PBSI selama 22 tahun (1952-1963 dan 1967-1981). Asal mulanya beberapa orang PBSI berfikir di dunia ini ada 2 kejuaraan khusus putra dan putri pada cabang olahraga bulutangkis. Oleh karena itu, muncullah pemikiran mengapa untuk tidak menggabungkan 5 nomor sekaligus. Maka tercetuslah untuk membuat kejuaraan bulutangkis beregu campuran kemudian nama yang digunakan adalah Sudirman yaitu untuk mengenang jasa Bapak Dick Sudirman sekaligus mengenang Pahlawan Indonesia lainnya, Jendral Sudirman. Akhirnya turnamen ini resmi menjadi turnamen BWF yang bergengsi di kategori beregu dan dipertandingkan pertama kali pada tanggal 24 Mei sampai 29 Mei 1989 di Istora Senayan, Jakarta, Indonesia. Juara pertama kali diturnamen ini adalah Tim kita tercinta, Indonesia.

Saat itu Tim Merah Putih menang 3-2 atas tim kuat, Korea. Pada partai pertama Indonesia harus kehilangan poin, turun ganda putra Eddy Hartono/Rudy Gunawan vs Park Joo Bong/Kim Moon-soo kalah 9-15 15-8 13-15 gagal meraih poin pertama untuk Indonesia. Kemudian di ganda putri partai kedua, Indonesia sudah kehilangan asa, Verawaty Fajrin/Yanti Kusmiati gagal raih poin kembali untuk tim merah putih, kedudukan 0-2 untuk Korea. Di partai ke-3, Susi Susanti main cemerlang dan berhasil rebut poin untuk tim, menang atas Lee Young-Suk. Dipartai ke-4 hidup mati tim merah putih ada pada tunggal putra, Eddy Kurniawan. Dengan dukungan ribuan penonton yang memadati Istora, Eddy main cemerlang tanpa ampun, ia menang dua set langsung atas lawannya dari Korea, Sung Han-Kok. Kedudukan 2-2 Sudirman Indonesia vs Sudirman Korea, yang otomatis diturunkanlah partai ke-5 yaitu ganda campuran. Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin yang pada partai spesialis mereka kalah dari Korea tidak menyuruti semangat, sorak-sorai penonton untuk mereka tiada henti, akhirnya partai penentu ini bisa menang atas Korea 2 set yang sangat ketat. Untuk pertama kalinya digelar, Indonesia bisa merebut Piala Sudirman.

Piala ini dilapisi emas yang terbuat dari 22 karat (92%) emas campuran perak solid. Tinggi piala sudirman 80 cm. Bentuk badan piala sudirman adalah octagonal bagian bawah piala terbuat dari kayu jati. Bentuk badan piala adalah berbentuk shuttlecock dan bagian atas berbentuk replika candi borobudur. Gagang piala berbentuk stamens, sebagai simbol bibit dari bulutangkis.

Source :

http://hundredpercent-ina.blogspot.co.id/2011/05/sejarah-sudirman-cup.html

https://sports.sindonews.com/read/999919/47/sejarah-piala-sudirman-indonesia-berkuasa-di-tahun-perdana-1431335528


Published at :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close