People Innovation Excellence

PRESTASI ATLIT TUNGGAL PUTRA MUDA INDONESIA

Hallo Badminton Lovers! Kali ini kita akan membahas soal prestasi altit badminton muda Indonesia di kancah internasional di sektor tunggal putra. Mereka terhitung masih memiliki umur yang masih sangat muda, yaitu berkisar antara 19 sampai 21 tahun tapi sudah memiliki nama yang cukup diperhitungkan lawan-lawannya dalam turnamen internasional dan memiliki prestasi. Siapa saja mereka?

  1. Jonatan Christie

Jonathan Christie berasal dari PB. Tangkas Specs, klub bulutangkis yang terletak di Jakarta. Dia bermain dalam nomor tunggal putra. Pada Juli 2013,  ia memenangkan gelar internasional senior pertamanya pada usia 15 tahun di Indonesia International Challenge, setelah mengalahkan Alamsyah Yunus di final dengan skor 21-17, 21-10.

Kecintaan Jo (sapaan Jonatan) terhadap badminton sejak ia masih berusia enam tahun. Akan tetapi, rasa cinta Jo kecil tak datang begitu saja. Sang ayah, Andreas Adi Siswa yang memperkenalkannya dengan olahraga yang begitu populer di Indonesia. Dibutuhkan perjuangan ekstra untuk menciptakan generasi emas. Hal inilah yang dialami Marlanti Djaja atau yang akrab disapa Dewi, ibunda Jonatan Christie -pebulutangkis yang namanya tengah menjadi perbincangan dan dielu-elukan kaum perempuan. Perjuangan berat yang dilakukan Dewi dan suami pun membuahkan hasil. Jonatan, pemuda kelahiran Jakarta, 15 September 1997 itu mulai mendunia. Namanya bahkan berhasil masuk dalam skuad Merah-Putih yang berlaga di ajang Sudirman Cup 2015 di Dongguan-China.

Beberapa prestasi yang diraih Jonatan selama berkarir di dunia bulutangkis, yaitu:

  • Ranking dunia tertinggi : 19 (5 mei 2016)
  • Ranking dunia sekarang : 19 (12 mei 2016)

Dia juga berpartisipasi sebagai Tim Nasional di Piala Sudirman (1 kali 2015), Pesta Olahraga Asia Tenggara (1 kali 2015), dan Thomas-Uber Cup (1 kali 2016 di China).

Jo dulunya sekolah di SD Negeri 07 Tanjung Duren Utara, Jakarta. Karena prestasinya di bidang bulutangkis, Jonatan sempat mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di awal tahun 2009. Prestasi terbaik Jonathan saat masih kecil adalah meraih dua emas dan satu perak di cabang olahraga bulutangkis olimpiade pelajar sekolah dasar se-Asia Tanggara di Jakarta tahun 2008.

Jo pernah bermain peran sebagai Arya di film bertema bulutangkis, King. Film ini didedikasikan untuk legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King.

  1. Anthony Sinisuka Ginting

Atlit kelahiran Cimahi, 20 Oktober 1996 ini adalah pebulutangkis Indonesia yang berasal dari klub SGS PLN Bandung. Ia memulai karier sebagai pebulutangkis prestasi semenjak duduk di bangku SD dan pernah memenangi kompetisi MILO School Competition kategori tunggal putra SD di tahun 2008. Pada tahun 2012, Anthony kembali meraih juara pada kompetisi yang sama pada kategori tunggal putra tingkat SMP.

Sejak tahun 2013 Anthony mulai berpartisipasi di beberapa kompetisi bulutangkis senior, seperti Indonesia Open Grand Prix Gold,Vienam International Challenge, dan Maldives International Challenge. Pada tahun 2014 Anthony mengikuti kejuaraan BWF World Junior Championships dan meraih medali perunggu untuk nomor tunggal putra.

Prestasi yang diraih yaitu:

  • Semifinalis Kejurnas 2012
  • Juara Sirnas Surabaya 2012
  • Juara Sirnas Bandung 2012
  • Semifinalis World Junior Badminton Championship 2014
  • Meraih Medali Perunggu di Youth Olympic Games 2014
  • QF BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015
  1. Ihsan Maulana Mustofa

Ihsan Maulana Mustofa lahir di Tasikmalaya, 18 November 1995 dan pada tahun 2012 dia berpartisipasi pada kejuaraan Indonesia Open Grand Prix Gold. Lalu pada tahun 2013 di kejuaraan Badminton Asia Championships, Vietnam Open dan Indonesia Open Grand Prix Gold. Lalu pada tahun 2014 di kejuaraan German Open. Pada tahun 2013 dia memenangkan medali perunggu di kejuaraan Badminton Asia Championships. Pada tahun 2012 dia adalah juara dunia junior. Dia merupakan tunggal putra potensial Indonesia.

Beberapa prestasi yang pernah diraih:

  • Asia Championship : Gold Medal
  • South Asean Games : Gold Medal

Itulah 3 pria dari sektor tunggal putra yang terhitung masih muda dan memiliki jalan yang panjang tentunya dalam meraih prestasi yang lebih lagi dalam upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Begitu banyak potensi-potensi yang bermunculan dari para pemuda-pemudi Indonesia dalam bidang olahraga Bulutangkis. Semoga hal ini dapat memotivasi bibit-bibit muda Indonesia lainnya untuk terus meraih prestasi.


Published at : Updated
Written By
Heri
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close